Ibu-Ibu Mengurai Waktu


Summary in English below.

Pada umumnya, perempuan mengemban tugas sebagai sorter. Setelah panen, biji kopi akan dikeringkan di bawah sinar matahari selama satu hingga dua hari, kemudian disortir dengan tangan menurut kualitas biji mereka. Pekerjaan yang cukup melelahkan ini tidak banyak diperhatikan orang. Namun tidak seperti petani atau pekerja harian, ibu-ibu ini menerima penghasilan tetap sebagai full time sorter, sehingga banyak perempuan yang meminati pekerjaan ini.

0
Read More

Pasca Gempa, Kelompok Perempuan Bangkit dengan Kopi


Read in English

Gempa adalah bencana. Namun bagi sekelompok kecil wanita di Lombok Utara, gempa adalah berkah yang terselubung.

Berdasarkan data yang terhimpun dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa Lombok di bulan Agustus 2018 mengakibatkan kerusakan sebesarh 71.962 unit rumah, 671 fasilitas pendidikan, 52 unit fasilitas kesehatan, 128 unit fasilitas peribadatan dan sarana infrastruktur. Sedangkan data korban adalah 460 orang meninggal dunia, 7.733 korban luka-luka, dan 417.529 mengungsi. Perkiraan kerugian sementara yang dilakukan oleh BNPB akibat Gempa Lombok mencapai triliunan. Angka ini belum termasuk kerugian yang diakibatkan oleh penurunan kunjungan wisatawan lokal dan manca negara. Di tengah situasi kelam tersebut, warga yang masih selamat saling bahu membahu untuk bangkit, di antaranya adalah kelompok ibu-ibu yang berada di desa Medana, Lombok Utara. Sadar akan kerugian ekonomi pasca gempa, belasan ibu-ibu tersebut tidak tinggal diam. Kebiasaan mengolah dan menyeduh kopi untuk diri sendiri dan keluarga, membuat mereka bangkit dengan cara menjual kopi Robusta.

0
Read More

Imas Suryati: Dari Mimpi Lalu ke Kopi


Nama Imas Suryati mungkin belum terlalu familiar di telinga penikmat kopi di Indonesia. Tapi di ranah industri kopi spesialti, namanya pelan terdengar merdu. Sebagai salah seorang perempuan yang mengabdi pada kopi di hulu, awalnya Imas hanya ingin memupuk mimpinya berkeliling dunia. Siapa sangka, perempuan asal Bandung ini menemukan mimpinya ketika berkarir di dunia kopi, tepatnya di sebuah desa yang sederhana di Garut, Jawa Barat.

0
Read More

A Traditional Method for Making Coffee


Nah, so, everyone following so far? this little story, where we met our four friends, the fata, fey, peri, some of the names of these elemental spirits of the earth, water, fire, air, in the forest in the bottom of the hole in the road, that splendid emptiness bursting with denizens great and small, populating prolifically, the ghost who’s asking so persistently, increasingly plaintively, for a coffee and a smoke, and we think we’ve learned the traditional way to make that coffee, that’s not been given, not yet, as the spirits fizz and flash, puff and splash into facsimiles of Homo sapiens, it’s hard work, we can see, this change from electrons whirring this way into that way, rearranging through revolutionary evolutionary magic, I can’t think of a better word, and let me apologize for this, for it all, my inept telling of this very old tale, shuffled about through legerdemain, mirrored words too long in telling, flashes of light and smoke, tricks with water and tossings of dirt, a pack of cards flung into the oxygen mingling with gorgeous gasses cuddling, curling, cooling all these fevered appearances, happenings, hollerings, I’m only human, and now I’m sure you’re wondering how this tale you know so well from your grandmother or grandfather recounting it beside your bed…

0
Read More

Petik Merah Saja: Kisah Gelang Merah dari Pangalengan


Read in English

Setelah gempa Pangalengan 2009, para relawan pencinta lingkungan Bandung bahu membahu bersama warga (yang juga petani kopi) menolong mereka yang terluka.

Memasuki periode “trauma healing”, ternyata kebutuhan utama warga adalah bagaimana kembali hidup normal dengan penghasilan normal. Kebetulan saat itu kopi memasuki masa panen, artinya kegiatan memanen kopi sangat membantu proses “trauma healing” dan perlahan warga bergairah kembali. Harapan hidup kembali datang; ternyata pohon-pohon kopi tidak rusak dan tetap panen.

0
Read More

Gayo adalah Putri


Baca dalam Bahasa Indonesia

Years before the Dutch came to the archipelago, it is assumed that Gayo, the idyllic village surrounded by a mountain range, was dense with coffee trees. Maybe the Arabs brought coffee seeds with them when they migrated to Aceh to compensate their needs for caffeine. Or the Indians, who had already been growing coffee in their own country, created small patches of coffee farms. Trading cities were the site for exchanging cultures, commodities, and information, and North Sumatra was the Mecca that connected the East and West since the 2nd BC. 

0
Read More

Wanita-Wanita Penggerak dari Kaki Gunung Semeru


Read in English

Bicara tentang petani kopi berarti berbicara tentang petani secara keseluruhan. Sesuai dengan apa yang Jeffrey Neilson katakan di edisi awal kami: tidak ada istilah petani kopi. Karena kopi hanyalah satu dari beberapa komoditas yang ditanam untuk menunjang kehidupan petani sepanjang tahun. Maka itu ketika membicarakan tentang petani kopi perempuan pun, kita mesti melihat dari kacamata yang lebih luas, melewati peranan penyortir kopi yang identik dengan perempuan dan memasuki ranah domestik dan peranan sosial mereka.

0
Read More

Ade Putri Paramadita: Menemukan Cerita dalam Kopi


Read in English

Bermuara pada bagaimana bercerita adalah cara untuk memberikan edukasi pada masyarakat, Ade Putri Paramadita memberikan suatu hal yang berbeda dalam mengulas makanan dan minuman. Di saat banyak orang berlomba-lomba menjadi food blogger, wanita yang juga adalah founder Beergembira.com ini enggan disebut blogger. Karena apa yang ia tulis bukan hanya ulasan makanan, melainkan beraneka ragam cerita tak terlihat di balik cita rasa yang ia cicipi. Kami menemui Kak Ade Putri untuk berbincang mengenai coffee storytelling, trend, dan saran-sarannya untuk anak muda yang sedang berbisnis kopi.

0
Read More

Singalong is a collection of essays on Indonesian coffee, expressed through fictions, non-fictions, and arts.
You can also purchase the green beans from our stories here.

TASTE THEIR JOURNEY

hello@readsingalong.com

0